Mourinho Sempat Khawatir Dengan Terry – Mourinho mengaku khawatir dengan Terry. Pelatih asal Portugal itu bahkan sempat mengira karier bek veteran The Blues itu telah habis.

Pelatih Chelsea, Jose Mourinho, mengaku bila dirinya sempat mengira karier John Terry telah habis ketika dirinya kembali melatih The Blues dua tahun silam. Dirinya bahkan tidak yakin untuk memainkan bek veteran tersebut untuk mengawal lini belakang timnya.

Yang menjadi alasannya tidak lain dikarenakan Terry jarang mendapatkan waktu bermain di musim-musim sebelumnya yaitu ketika Chelsea dilatih oleh Roberto Di Matteo dan Rafel Benitez. Selain itu sang kapten juga beberapa kali mengalamai cedera yang membuatnya semakin terpinggirkan.

“Ketika saya datang ke sini, saya datang dengan tanda tanya ‘John yang mana yang akan saya temukan? Apa yang dapat dia lakukan? Bisakah dia meningkat? Bisakah dia menjadi seperti John yang saya tahu,” ungkap pelatih asal Portugal ini kepada ESPN FC dan dikutip oleh Mirror.

“Jelas beberapa tahun lalu dia seolah ‘menghilang’. Beberapa cedera, satu atau dua manajer yang berhenti untuk mempercayainya dengan mendatangkan bek lain yang mereka pikir bisa menjadi pengganti John Terry,” lanjut Mourinho.

“Dan khususnya di musim sebelum saya datang yaitu musim Rafael Benitez. Saya berpikir ‘orang ini sudah benar-benar habis’ karena dia tidak bermain di babak final, dia juga tidak bermain di pertandingan-pertandingan besar jadi saya pikir dia dalam masalah besar,” tandas Mourinho yang menjadi pelatih Real Madrid sebelum kembali melatih Chelsea.